<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>temanbaik</title>
	<atom:link href="http://temanbaik.in/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://temanbaik.in</link>
	<description>pages of my world through words</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Apr 2012 08:58:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Cah Bagus nan Ngganteng :-)</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=402</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=402#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 08:58:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#160;</p> <p style="text-align: center;"><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/ogie1.jpg"></a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/ogie1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-406" title="Gie" src="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/ogie1-185x300.jpg" alt="" width="218" height="353" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=402</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpanjangan SIM C itu Mudah ! #gaya [@Polres Metro Bekasi]</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=393</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=393#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 07:33:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[biro jasa]]></category>
		<category><![CDATA[calo]]></category>
		<category><![CDATA[perpanjangan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[sim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[<p>Menunaikan amanah dari suami nih&#8230; Disuruh &#8220;menyebarkan&#8221; kemudahan proses perpanjangan SIM di Twitter, blog, status FB, dll <br /> Supaya nggak lagi ada percalo-an di lembaga-lembaga pemerintahan, katanya&#8230; </p> <p>Iyaaa, karena tanggal 5 April ini SIM C saya habis masa berlakunya&#8230; (iyaa&#8230;. ma kasihhh buat ucapannya :p), jadilah &#8220;terpaksa&#8221; kudu sowan ke Polres Metro Bekasi.<br [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menunaikan amanah dari suami nih&#8230; Disuruh &#8220;menyebarkan&#8221; kemudahan proses perpanjangan SIM di Twitter, blog, status FB, dll <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Supaya nggak lagi ada percalo-an di lembaga-lembaga pemerintahan, katanya&#8230; <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Iyaaa, karena tanggal 5 April ini SIM C saya habis masa berlakunya&#8230; (iyaa&#8230;. ma kasihhh buat ucapannya :p), jadilah &#8220;terpaksa&#8221; kudu sowan ke Polres Metro Bekasi.<br />
Kenapa saya bilang &#8220;terpaksa&#8221; ? Karena jujur, saya nggak pernah suka berurusan dengan lembaga pemerintahan. Apapun jenisnya. Apalagi berhubungan dengan instansi berseragam <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  Keder duluan bawaannya&#8230;</p>
<p>Dari pertama kali saya punya SIM, itu tahun 1995 kalo&#8217; nggak salah; proses pembuatan SIM saya baik yang baru  maupun perpanjangan selalu memakai jasa calo ! :p (mau itu calo &#8220;cabutan pas udah di lokasi, atau pake&#8217; kebaikan agen biro jasa <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).<br />
Gitu kok yaa bangga yaa <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Yaa abis, mau gimana lagi&#8230; Waktu saya terbatas soalnya.</p>
<p>Nah, kemarin itu saya juga sudah koordinasi dengan agen biro jasa tempat saya biasa minta tolong. Sudah janjian juga jam 9 pagi di Polres. Tapi ternyata siang-siang agen-nya telepon, dan bilang kalo&#8217; Sabtu itu, kepolisian statusnya &#8220;steril&#8221;. Artinya, bahkan biro jasa pun nggak boleh &#8220;nongkrong&#8221; di situ.</p>
<p>Tapi dipikir-pikir&#8230; weekend kemarin kami nggak ada rencana yang serius. Dan kata-kata &#8220;steril&#8221; sepertinya bermakna, kantor polisi bakal lebih sepi kan&#8230; Karena bakal nggak ada biro jasa, calo, dll.<br />
Ngajuin proposal ke suami deh, kalo&#8217; Sabtu pagi bakalan ngilang sebentar ke Polres. Tapi ternyata beliau malah menyanggupi mengantar <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>Dari Jum&#8217;at malam saya udah browsing-browsing, bagaimana situasi yang akan saya hadapi, berapa biaya yang kira-kira harus saya bayar, dll.<br />
Ada satu link yang bikin saya optimis, bahwa pembuatan SIM perpanjangan itu cuma akan memakan waktu &#8220;40 menit&#8221; dihitung dari memarkir motor. Makin optimis deh ! Berangkaaaatt !</p>
<div id="attachment_397" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/polres_bekasi.jpg"><img class="size-medium wp-image-397" title="Polres Metro Bekasi" src="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/polres_bekasi-300x150.jpg" alt="Polres Metro Bekasi" width="300" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Polres Metro Bekasi</p></div>
<p>Polres buka pukul 08.00 WIB. Saya berusaha supaya jam 8 sudah ada di sana. Tapi ternyata meleset, 45 menit <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
8.45 baru masuk ke area pelayanan SIM.<br />
Itu juga, karena nggak tau alur prosedur yang harus dijalankan, saya terpaksa memutar kembali ke luar. Karena ternyata, sebelum membeli formulir di BRI, kita harus berbekal <strong>Surat Keterangan Kesehatan dari Dokter Polisi</strong>. Di Polres Bekasi letaknya kok yaa terpisah dari komplek pelayanan SIM. Harus keluar pagar dulu, lalu melewati jalan kecil. Padahal kalo&#8217; pagar di sebelah loket dibuka, letak dokter-nya itu deket banget lho !<br />
O iya, jangan lupa juga, siapkan fotocopy KTP yang masih berlaku dan SIM C lama yang mau diperpanjang. Untuk KTP, boleh agak banyak dibanding SIM-nya copy-annya.</p>
<p>Setelah membayar <strong>Rp 22K</strong>, kita akan diberi kwitansi dan keterangan &#8220;lolos&#8221; screening. Karena memang kita ditest juga oleh dokternya, minimal test buta warna pake&#8217; lembaran bulet-bulet yang beda warna itu lho&#8230;</p>
<p>Sumpah deh, kalo&#8217; kemarin nggak sama Erwin, mungkin saya sudah memakai jasa calo yang ternyata masih seliweran di sekitar dokter polisi itu. Ditawarkan Rp 200K + 1 jam, SIM C saya sudah jadi. Tapi diomelin suami <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <em>&#8220;Katanya mau nyoba bikin sendiri&#8230; udah nggak usah pake&#8217; calo lah. Nggak buru-buru juga kan kita ?!&#8221;</em> Baeklah&#8230; Mundur teraturlah saya&#8230; :p</p>
<p>Masuk kembali ke lokasi pembuatan SIM. Langsung menuju loket BRI untuk membeli formulir. Tapi lagi-lagi dialihkan dulu ke loket sebelah, untuk <strong>membeli &#8220;premi&#8221; asuransi</strong>. <em>Huduww</em>, semalem sih baca-baca, asuransi ini seharusnya bisa kita abaikan yaa, karena nggak wajib. Tapi daripada kudu bersitegang, mari dijalani. <strong>Rp 30K</strong> untuk premi asuransi SIM C. Baru setelah itu kita boleh membeli <strong>formulir perpanjangan SIM C di BRI</strong>. <strong>Rp 75K</strong>. Sesuai sama gambar yang memang dipajang di ruang tunggu.</p>
<div id="attachment_396" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/5268266508_9dd535b6d7.jpg"><img class="size-medium wp-image-396" title="Tarif Pembuatan SIM - Image : http://bloggercikarang.com" src="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/04/5268266508_9dd535b6d7-300x225.jpg" alt="Tarif Pembuatan SIM - Image : http://bloggercikarang.com" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Tarif Pembuatan SIM - - Image : http://bloggercikarang.com</p></div>
<p>Setelah mendapat formulir, lalu dilengkapi sesuai petunjuk yang ditempel di meja pengisian. Tapi isi-nya memang sederhana banget kok. Saya cuma butuh sekitar 10 menit untuk sampai memastikan isian saya sudah benar.<br />
Setelah itu,<strong> diserahkan ke loket Penyerahan Formulir</strong> sesuai tipe SIM yang mau kita urus.<br />
Lalu kita akan dapat <strong>nomor antrian foto</strong>, dan setelah itu bisa menunggu dipanggil pak polisi (biasanya yang manggil ibu polisi nih, karena dari pengalaman mengurus SIM yang jedanya 5 tahunan, selalu beliau terus. Tapi kali ini udah pensiun sepertinya yang bersangkutan)</p>
<p>Saya menunggu sekitar 10-15 menit sebelum dipanggil foto. Lumayan ramai padahal hari Sabtu kemarin. Tapi sepertinya kebanyakan pembuatan SIM baru. Karena antrian foto-nya cuma sebentar.<br />
Setelah masuk ke ruang foto, penyamaan identitas berlangsung secara dialog. Pastikan alamat, tanggal lahir, dan data-data lain sudah benar. <strong>&#8220;Klik&#8221; foto diambil, tanda tangan di scanner, cap jempol kedua tangan.</strong> Lalu keluar lagi ke ruang tunggu untuk menunggu SIM-nya jadi.</p>
<p>10 menit kemudian saya sudah dipanggil lagi. Voila&#8230; Jadilah SIM C baru saya untuk 5 tahun ke depan.<br />
<strong>Hanya Rp 127K</strong>, dan total jenderal waktu yang dibutuhkan<strong> hanya sekitar 45 menit</strong> dari pertama saya datang (sudah termasuk jalan memutar itu) !! Wohohoho.. ini SIM saya yang termurah dan tercepat ! Beda-nya lumayan yaa dibanding memakai biro jasa !<br />
Nggak henti-henti hari Sabtu kemarin, saya senyum-senyum ke Bapak-bapak polisi yang saya lewati pas keluar. Dan bilang terima kasih nggak ada habisnya <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Ini &#8220;keajaiban&#8221; buat saya ! Hehehe&#8230; Setelah melalui sendiri, saya dan Erwin memutuskan, besok-besok pengen perpanjang SIM A maupun SIM C kami sendiri lagi :p<br />
Mudah-mudahan pas lagi &#8220;steril&#8221; lagi kepolisiannya yaa&#8230;</p>
<p>Terima kasih, PolRI !!</p>
<p>PS : Back drop foto-nya tuh bakalan kain berwarna biru tua ! Jadi pastikan memakai baju atau jilbab (kalo&#8217; yang pake&#8217;) itu yang berwarna terang yaa&#8230; Supaya muka-nya keliatan :p</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=393</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali&#8230; Bali&#8230; Bali&#8230; (2)</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=388</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=388#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2012 04:29:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[bedugul]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>
		<category><![CDATA[taman ayun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[<p>Okeh, mumpung lagi ada mood bercerita, dan sedang agak lowong, mari kita lanjut&#8230; </p> <p>Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, kami dijemput oleh Mas Arief dari <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10520392">Why Bali Tour</a>. Padahal pesawat kami delay lho, tapi beliau tetap setia menanti ! *udah kaya&#8217; tag yang biasa dicat di belakang bus aja yaa..* Recommended banget deh pokoknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Okeh, mumpung lagi ada mood bercerita, dan sedang agak lowong, mari kita lanjut&#8230; <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, kami dijemput oleh Mas Arief dari <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10520392">Why Bali Tour</a>. Padahal pesawat kami delay lho, tapi beliau tetap setia menanti ! <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  *udah kaya&#8217; tag yang biasa dicat di belakang bus aja yaa..* Recommended banget deh pokoknya penyewaan mobil oleh Bro Topvan ini ! Mas Arief tuh baaiikkkkk banget, plus ramah sama anak kecil. Asha aja bisa langsung ngobrol sama beliau <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Terima kasih yaa Mas Arief, sudah mau kami repoti selama 3 hari&#8230; Semoga kapan-kapan kami bisa berlibur ke Bali lagi.</p>
<p>Tujuan pertama kami, tentu saja <strong><a href="http://santika.com/bali-premiere/">Hotel Santika Premiere Beach Resort</a> </strong>! Kenapa ? Karena koper yang segedubrak ini harus cepat-cepat diturunin. Makan space yang lumayan banyak euy di row belakang&#8230;</p>
<p>Tapi ternyata banyak pasukan yang kelaperan. Melipir dulu akhirnya ke <strong>Nasi Pecel Ibu Tinuk</strong>. Beneran deh, jalan-jalan sekarang itu enak banget. Soalnya di internet, semua informasi bertebaran. Banyak orang-orang baik, manca negra atau domestik yang bersedia sharing. Tinggal niat plus tingkat kerajinan kita aja yang menentukan.<br />
Saya termasuk yang kudu <em>&#8220;well-prepared&#8221;</em> kalo&#8217; untuk liburan ke tempat baru. Semua tips and trik sudah tercatat di aplikasi notes hape <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sesuai referensi, Pecel Ibu Tinuk ini murah poll ! Mosok menu makan saya pagi itu hanya Rp 8.500 ! Sudah dengan ayam suwir-suwir ala Bali yang memang saya incar sejak dari JKT <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Suasananya juga enak. Ada tempat yang bisa lesehan&#8230; <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sampai di hotel&#8230; Alhamdulillah, hotelnya bagus banget ! Kolam renangnya menggoda banget ! Pegawai hotelnya juga ramah-ramah. Rasanya, bikin males pengen kemana-mana lagi :p *bisa dijitakin Erwin tapi kalo&#8217; bilang mau di hotel ajah <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> * Kamar yang kami pesan belum siap di jam 10 pagi. Masih penuh. Akhirnya terpaksa cuma bisa menitipkan barang-barang di concierge, plus beberes anak-anak. Lalu lanjut lagi pergi.</p>
<p>Urusan menentukan rute, saya serahkan kepada ahlinya lah. Tujuan saya ke Bali kan memang hanya pengen liat anak-anak main pasir, dan saya main parasailing <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Cukup itu saja&#8230;<br />
Akhirnya, Erwin bilang&#8230; <em>&#8220;To the North !&#8221; </em>Baiklah&#8230; Mari ngikut <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Toh emang cuma beliau yang lumayan tau bali dibanding yang lain :p</p>
<p>Di arah Utara Bali, tempat wisata pertama yang kami kunjungi adalah <strong>Pura Taman Ayun </strong>di daerah Mengwi. Pas banget kami tiba di sana, karena menjelang Nyepi, banyak upacara yang harus dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali. Jadi ramai dengan orang lalu lalang berpakaian ibadah&#8230; Dan menyenangkan melihat persiapan upacara mereka, meskipun hanya boleh dari luar pagar. Saya sempat berkeliling ke belakang Pura, dan melihat ke dapur tempat makanan-makanan disiapkan. <em>It&#8217;s fun !</em> saya memang senang meng-eksplore ke-tradisional-an Indonesia. Makanya, betah berlama-lama di Pura Ayun ini&#8230; walaupun panasnya minta ampun rasanya.</p>
<p>Dari Taman Ayun, kami mengarah ke atas. <strong>Ke Bedugul</strong>. Wedew&#8230; ternyata rute-nya itu jalanan yang pernah saya lewati saat pulang dari Singaraja dulu. Dan saya nggak suka dengan belokan-belokan jalannya yang ala daerah Puncak. Bikin mual ! Dan benar saja&#8230; Ogie muntah-muntah di perjalanan. Bisa jadi karena memang anak-anak masih dalam tahap penyembuahn dari flu mereka. Ditambah penerbangan buat Ogie yang pertama, mandi di pagi hari, plus perjalanan darat di mobil yang lumayan lama buat anak kecilnya. Sampai habis persediaan kaos dia di tas kecil. Untungnya, walaupun muntah-muntah, tapi dia tetap bisa cengengesan kalo&#8217; diajak bercanda. Kalo&#8217; kakak-nya sih, sudah tidur sejak menghabiskan teh botol di parkiran Taman Ayun <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Di Bedugul, pemandangan Danau Beratan dan Pura Ulun Danu serta dinginnya suasana di sana bisa jadi penghibur perjalanan yang masya Allah jauhnya. Asli jauh banget ! Katanya sih sekitar 70km dari Bandara Ngurah Rai.<br />
Lumayan lah&#8230; Asha dan Ogie menikmati banget di danau ini. Karena dingin sepertinya. Asha senang banget, karena di sana ada rusa seperti di Monas dan Istana Bogor. Hasilnya, susah banget menggiring dia balik ke mobil <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah puas lari-larian dan menghirup banyak-banyak udara segar di Bedugul, kami memutuskan balik ke hotel. Tadinya rencananya mampir ke Tanah Lot dulu buat melihat sunset. Tapi melihat kondisi anak-anak yang kelelahan, hotel sepertinya menjadi pilihan paling tepat.<br />
Benar saja.. setengah jalan, Ogie rewel lagi. Sampai harus berhenti dulu dan mengajak dia jalan-jalan di luar mobil.<br />
Kami juga sempat makan di rumah makan yang berkonsep Buffet (all you can eat). Tapi sepertinya kurang menarik kalo&#8217; di Bali, masih harus makan-makanan internasional seperti ini. Not recommended lah&#8230;</p>
<p>Sampai di hotel, masih pukul 5 WITA sih&#8230; Tapi sepertinya saya gagal mendapatkan momen sunset. Padahal gear sudah siap tempur inih&#8230; <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Langitnya sedikit mendung sore itu. Akhirnya, sementara asisten membereskan Ogie, saya, Asha dan Maya memutuskan jalan-jalan sore menyusuri pantai belakang hotel, untuk mencari makan malam <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <em>Fast Food it is.</em> Udah nggak ada energi lagi buat jalan-jalan keluar sepertinya para pasukan <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Jadilah KFC dari Discovery Mall + Domino Pizza jadi solusi.</p>
<p>Malam-nya, saya dan Erwin sempet berenang dulu beberapa laps di kolam renang yang letaknya persis di depan pintu kamar ! You may call this <em>&#8220;dream comes true </em> <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8221;&#8230; Kita tes dulu yaa mas 3 hari, enak nggak punya kolam renang yang letaknya persis buka pintu gini&#8230; Kalo&#8217; enak, baru kita gali tuh tanah :p *tanah-nye sape bang :p*<br />
Setelah pasukan teler, kami berdua kabur ke kawasan Legian dengan menyewa motor. Muter-muter nggak jelas di kawasan yang ramai dengan jehidupan malam. Belanja di supermarket susu untuk Asha dan beberapa printilan. Dan berakhir di Bubba Shrimp Gump untuk makan malem berduaan <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Bubba Gump Shrimp ini recommended banget deh makanannya ! Dan porsinya lumayan besar ! Saya baru bisa merasakan <em>&#8220;juicy&#8221;</em>-nya udang seperti yang selama ini dibilang oleh Pak Bondan yaa di sini&#8230; Mantaaabbb, bikin nagih !<br />
Sampai di hotel, anak-anak sudah tidur. Siap angkut ke kamar sebelah <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alhamdulillah. Day 1 ends. With smile on every faces.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=388</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hargai Profesor ya, Nak !</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=385</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=385#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 03:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[-erw-]]></category>
		<category><![CDATA[Asha]]></category>
		<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gie]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[menyelam]]></category>
		<category><![CDATA[pillow talk]]></category>
		<category><![CDATA[profesor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[<p>Asli, culun banget deh percakapan virtual satu ini. Obrolan antara Bapak 2 anak yang sedang berulang tahun dengan anak lelaki-nya yang sedang tidur nyenyak. Lha wong udah jam 11 malem gitu. Tapi lucu beneran. Makanya pengen ditulis.</p> <p>Tadinya saya dan Erwin sedang membicarakan salah seorang teman yang sedang liburan ke Wakatobi untuk diving. Menyenangkan yaa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Asli, culun banget deh percakapan virtual satu ini. Obrolan antara Bapak 2 anak yang sedang berulang tahun dengan anak lelaki-nya yang sedang tidur nyenyak. Lha wong udah jam 11 malem gitu. Tapi lucu beneran. Makanya pengen ditulis.</p>
<p>Tadinya saya dan Erwin sedang membicarakan salah seorang teman yang sedang liburan ke Wakatobi untuk diving. Menyenangkan yaa ! Tapi tau-tau, terjadi adegan seperti ini :</p>
<p>Papa : <em>&#8220;Nak, kalo&#8217; nanti kamu pengen belajar menyelam, papa bayarin yaa.. Gpp deh mau kemana kek tinggal bilang aja sama papa !&#8221;</em> *sambil usap-usap Ogie* <em>&#8220;Kalo&#8217; kakak-nya nggak usah. Bahaya jauh-jauh pergi nanti&#8230;&#8221; </em></p>
<p>Emaknya protes dong. Wong anak perempuannya sekarang malah udah ketauan cinta renang banget ! <em>&#8220;Ih, kamu ngebeda-bedain !&#8221;</em> Nyengir doang bapaknya <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Abis itu lanjut.</p>
<p><em>&#8220;Kalo&#8217; kamu mau ikut balapan juga nggak apa-apa nak. Biar aja sama mama gak boleh. Tapi sama papa nanti papa modalin ! Beli motor yang bagus yaa nanti !&#8221;</em></p>
<p>Emaknya nyeletuk : <em>&#8220;Iya nak, beli Kawasaki Ninja 250cc, nanti kamu modif yaa&#8221;</em> *ini mah emang niat ngegodain Bapaknya, secara dia baru ngedumel, nggak ngerti pikirannya orang-orang yang pada hobi modif itu, buang-buang duit katanya*</p>
<p><em>&#8220;Jangan yaa, Nak. Papa beliin yang bagus sekalian. Tapi jangan dimodif. Yang bikin motor itu tuh Profesor tau ! Dia bikin udah susah payah. Mosok kamu modif di pinggir jalan ! Nggak mau papa kalo&#8217; kamu kaya&#8217; gitu..&#8221;</em></p>
<p>Emaknya udah nggak tahan dah akhirnya&#8230; Ini yang bobo nyenyak anak bayinya, kok yang ngigo papa-nya sepertinya <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=385</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Resep] Telor Ikan Woku Belanga</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=381</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=381#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2012 02:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resep]]></category>
		<category><![CDATA[manado]]></category>
		<category><![CDATA[resep]]></category>
		<category><![CDATA[telor ikan]]></category>
		<category><![CDATA[woku belanga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kemarin Minggu, pagi-pagi udah nyempetin ke pasar Pondok Gede, karena persediaan di kulkas mulai menipis. Ndilalah, kok kepagian, dan ternyata kalo&#8217; masih pagi gitu pasar ikan-nya masih komplit..plit..plit..<br /> Masih bisa nemuin telor ikan mentah kesukaan saya dan Erwin Rp 5K dapet se-abrek-abrek ! Hurray !</p> <p>Sampe rumah, langsung browsing resep masakan manado ala food [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin Minggu, pagi-pagi udah nyempetin ke pasar Pondok Gede, karena persediaan di kulkas mulai menipis.<em> Ndilalah</em>, kok kepagian, dan ternyata kalo&#8217; masih pagi gitu pasar ikan-nya masih komplit..plit..plit..<br />
Masih bisa nemuin telor ikan mentah kesukaan saya dan Erwin <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Rp 5K dapet se-abrek-abrek ! <em>Hurray !</em></p>
<p>Sampe rumah, langsung browsing resep masakan manado ala food court ITC Kuningan. Setahu saya, nama masakan yang warnanya merah-merah itu, namanya Cakalang Woku. Cakalang-jenis ikannya, Woku-cara pengolahannya. Kesimpulan dummy :p</p>
<p>Didapatlah link ini : http://justtryandtaste.blogspot.com/2011/12/ayam-woku-belanga.html</p>
<p>Mengharap minimal mendekati masakan Manado favorit Erwin di ITC Kuningan, tapi komentar-nya beliau setelah makan&#8230; <em>&#8220;Ini mah sekelas Beautika. Enak ma !&#8221;</em> Hohoho&#8230;.</p>
<p>Mari ditulis ulang supaya besok-besok mudah kalo&#8217; suami minta dimasakin lagi <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Ayam Woku Belanga</strong><br />
Resep diadaptasikan dari buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa &#8211; Ikan Woku Belanga</p>
<p>Bahan:<br />
- 1 ekor ayam potong, cuci bersih mengikuti petunjuk yang saya sertakan di bawah.<br />
- 2 ikat kemangi, ambil daun dan pucuk mudanya<br />
- 1 butir tomat merah, iris tipis<br />
- minyak untuk menumis bumbu</p>
<p>Bumbu:<br />
- 2 lembar daun pandan, sobek memanjang dan simpul erat<br />
- 5 lembar daun jeruk purut, sobek kasar<br />
- 2 lembar daun kunyit, cuci bersih dan simpul erat.<br />
- 2 batang serai, pipihkan<br />
- 8 butir bawang merah, iris tipis</p>
<p>Bumbu, dihaluskan:<br />
- 15 butir cabai rawit merah<br />
- 3 butir cabai merah keriting<br />
- 2 ruas kunyit<br />
- 2 ruas jahe<br />
- 4 butir kemiri<br />
- 1/2 sendok teh merica butiran<br />
- 1/2 sendok makan garam<br />
- 2 sendok teh gula pasir<br />
- 1 sendok teh kaldu bubuk (optional)</p>
<p>Cara membuat:</p>
<p><strong>Membersihkan ayam</strong></p>
<p>Ambil 1 mangkuk kecil garam kasar, gosokkan garam pada seluruh permukaan kulit ayam menggunakan telapak tangan, seperti kita sedang melakukan scrubbing pada kulit tubuh. Kalau perlu bagian dalam rongga ayam juga kita gosok. Lakukan hingga kulit ayam terlihat bersih, licin dan terasa kesat. Cara ini terbukti manjur untuk menghilangkan bau-bau aneh pada ayam potong.</p>
<p>Cuci bersih ayam dari garam yang menempel kemudian bagi ayam menjadi 14 bagian. Sisihkan.</p>
<p><strong>Memasak woku</strong></p>
<p>Siapkan panci atau belanga, tuangkan kira-kira 3 sendok makan minyak goreng, panaskan. Masukkan bawang merah dan daun-daunan bumbu kecuali kemangi dan daun bawang. Tumis hingga bawang setengah matang dan daun layu.</p>
<p>Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum. Tambahkan potongan ayam ke dalam panci, garam, gula dan kaldu bubuk. Aduk-aduk hingga bumbu tercampur merata dengan ayam. Masak hingga ayam setengah matang.</p>
<p>Tambahkan daun bawang, aduk rata. Masak hingga ayam matang dan kuah agak mengering. Masukkan daun kemangi dan tomat iris, masak hingga semua bahan matang. Angkat.</p>
<p>Sajikan ayam woku belanga dengan nasi putih nan hangat. Sedap!</p>
<p>Ma kasih yaa http://justtryandtaste.blogspot.com/ !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=381</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali&#8230; Bali&#8230; Bali&#8230; [1]</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=375</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=375#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 08:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[-erw-]]></category>
		<category><![CDATA[Asha]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gie]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[<p>Hehehe, mumpung baru pulang banget dari liburan, mudah-mudahan masih semangat nulisnya </p> <p>Iyaa, jadi minggu lalu, kami baru saja Family Gathering ke Bali ! Sak omah ! Alhamdulillah, ini Family Gathering RumahSemeru yang ke-2 kali-nya. Mudah-mudahan bisa diberi rejeki lebih supaya bisa rame-rame jalan-jalan terus </p> <p>Buat saya dan Erwin, setelah 6 tahun lebih menikah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hehehe, mumpung baru pulang banget dari liburan, mudah-mudahan masih semangat nulisnya <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Iyaa, jadi minggu lalu, kami baru saja Family Gathering ke Bali ! Sak omah ! <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Alhamdulillah, ini Family Gathering RumahSemeru yang ke-2 kali-nya. Mudah-mudahan bisa diberi rejeki lebih supaya bisa rame-rame jalan-jalan terus <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buat saya dan Erwin, setelah 6 tahun lebih menikah, ini kali pertama kami ke Bali bareng-bareng. Hehehe&#8230; Iyaa, biasanya ke Bali kan buat urusan kantor. Honeymoon ?! Waktu selesai nikah itu masih &#8220;kere&#8221; banget. Jadi, ketimbang buat honeymoon ke Bali, uangnya dipake&#8217; buat beli jemuram, rak piring, dll :p</p>
<p>Lagipula, buat saya, ke Bali itu identik dengan berlarian di pasir pantai, main ombak di laut, membuat istana pasir, dan beberapa permainan seru lainnya. Yang artinya, harus menunggu Asha agak lebih besar dulu kan ? Pas nih, dia berusia 5 tahun, yuk mari ke Bali. Kasian lah Asha kalo&#8217; harus nunggu Ogie besar lagi <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kamis, 23 Februari 2012</p>
<p><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/02/departure.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-376" title="departure" src="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/02/departure-264x300.jpg" alt="departure" width="264" height="300" /></a>Karena alasan harga, kami membeli tiket Batavia Air. Rombongan lumayan besar. Dengan 1 bayi, 1 toddler. 1 pasukan belum pernah sama sekali naik pesawat <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  *senyum jail* Pesawatnya dijadwalkan take-off pukul 06.00 WIB. Penerbangan pertama.<br />
Alhamdulillah, Ogie memang mempunyai jam biologis yang cukup pagi buat ukuran manusia dewasa. Tidak perlu lagi alarm sholat subuh sejak dia lahir. Range jam 3-4 pagi itu jam seger-segernya dia. Hasilnya, jam 3.30 pagi dia sudah siap berpakaian rapi, dan sudah mandi ! Uedan deh bocah&#8230;.<br />
Sementara kakak-nya, walaupun memang selalu heboh kalo&#8217; dibangunkan dengan kata-kata &#8220;Kan kita mau terbang&#8230;&#8221; Tapi prosesnya masih ada bujuk-membujuk yang bikin &#8220;lumayan stress&#8221; pagi-pagi ya&#8230;</p>
<p>Jam 4 teng, alhamdulillah sesuai jadwal, kami berangkat dari rumah. Kali ini, 1 pasukan tinggal di Jkt. Katanya, bosen ke Bali. Gaya yaa&#8230; Tp lumayan lah, satu amanah ke sekolah asha nggak terbengkalai.</p>
<p>Saat check in, keberangkatan pagi itu ternyata malah poll penuh-nya yaa&#8230;<br />
Lumayan bikin ribet rombongan. Karena dengan 6 dewasa, 1 bayi, 1 anak kecil dan 3 koper sedang, manuver yang dijalankan tidak bisa terlalu luwes. Tapi alhamdulillah, bisa boarding tepat waktu.</p>
<p>Penerbangan ini adalah penerbangan Ogie pertama. Persis di usia dia 7 bulan <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Harusnya turun tanah yaa Ogie. Ini malah &#8220;turun pasir&#8221;. Hehehe&#8230;<br />
Anak bayi-nya lumayan rewel di dalam pesawat, karena memang dia tipe pembosan. 30 menit pertama, lumayan stress karena dia tidak mau disusui, tidak mau merespon bercandanya Asha (yang biasanya senjata ampuh buat menenangkan Ogie), tidak mau diam di posisi duduk. Huuffttt..<br />
1 jam selanjutya, Alhamdulillah anak bayi-nya tidur nyenyak <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tiba di Bali, kami dijemput oleh Kijang Innova sewaan yang sudah diatur sejak dari Jakarta. Kontak-nya kami dapatkan melalui Kaskus. Dan ternyata memang RECOMMENDED sekali pelayanannya ! TOB Gan&#8230;</p>
<p>(bersambung)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=375</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis ? Nggak Susah kok&#8230;</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=370</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=370#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 10:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[A Thought]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[mading]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[<p>Gaya banget yaa judulnya Nggak kok, menulis yang dimaksud dalam judul di atas itu, menulis dengan konteks sangat sederhana. Bukan menulis sebuah buku yang sampai diterbitin oleh penerbit terkenal gitu&#8230;<br /> Kalo&#8217; kaya&#8217; gitu mah, tiwi juga belum pernah </p> <p>Jadi, tadi pagi, ada berkedip di Yahoo Messenger saya. Penanda ada window percakapan baru yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gaya banget yaa judulnya <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Nggak kok, menulis yang dimaksud dalam judul di atas itu, menulis dengan konteks sangat sederhana. Bukan menulis sebuah buku yang sampai diterbitin oleh penerbit terkenal gitu&#8230;<br />
Kalo&#8217; kaya&#8217; gitu mah, tiwi juga belum pernah <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Jadi, tadi pagi, ada berkedip di Yahoo Messenger saya. Penanda ada window percakapan baru yang belum terbaca.<br />
Saat saya baca, isinya cukup bisa membuat <em>ngakak</em> tapi juga <em>ngenes</em>&#8230;<br />
Begini :</p>
<p><em>&#8220;Mbak, bantuin dong.. Disuruh sekolahan anak nih bikin tulisan tentang profil si A. Gimana sih ?&#8221;</em></p>
<p>Balasan saya beneran nanya sih saat itu.</p>
<p><em>&#8220;Anak ? Anak siapa nih yang dimaksud ?&#8221;</em></p>
<p>Lansung disemprot :</p>
<p><em>&#8220;Yaaa, anak aku lah mbak&#8230; !&#8221;</em></p>
<p>Hah ! Gimana nggak takjub coba. Wong menuliskan profil anak sendiri, kok minta dibantuin orang lain.<br />
Maksud tiwi, anak kita sendiri, seharusnya, yang lebih mengerti yaa kita sendiri tho ?<br />
Tapi ternyata, bukan masalah dia nggak mengerti anaknya sih sebenernya. Cuma teman saya itu, tidak bisa menuangkannya ke dalam sebuah tulisan.</p>
<p>Mulailah bantuan didatangkan&#8230;<br />
1. Saya bilang ke dia : <em>&#8220;Kamu kan sering cerita ke aku, <b>si A sekarang udah makan banyak lho, mbak..</b> <b>si A kok susah nurutnya yaa, mbak&#8230;</b><br />
Coba buka archive YM kamu ke aku, copy paste ke Ms Word. Yakin deh, itu udah bisa lebih dari 1 lembar A4&#8243;</em><br />
2. <em>&#8220;Dari lahir apa nggak yaa enaknya ? Abis pas baru lahir kan, selang dimana-mana waktu itu di badannya&#8230; Nanti aku sedih&#8221;</em><br />
Supaya pembaca-nya nanti mengerti kenapa profil si A seperti itu, mending dituliskan tahap per tahap, dari sejak lahir sampai sekarang dia sebesar ini, nanti lak ada background, kenapa profil-nya bisa seperti itu&#8230;<br />
3. Coba cari-cari foto si A yang paling berkesan buat kamu, terus cerita dari situ. Sertain juga ajah di tulisan untuk profil ini. Toh buat mading kan ? Nanti biar seru bacanya&#8230;</p>
<p>Belum sampai tuntas point-per-point dijembrengkan, datanglah berita bahagia itu&#8230;<br />
<em>&#8220;Nggak usah mbak, mas yang mau nulisin. Horee !&#8221;</em><br />
Huuuu, dasar emang emak ndak mau repot :p</p>
<p>The moral of the story.<br />
Menulis itu kan kadang menuliskan apa yang ada di kepala kita. Kalo&#8217; bercerita ke teman itu menuangkan apa yang di kepala &#8220;orally&#8221;, nah menulis itu kan bercerita secara &#8220;writtenly&#8221; *embuh wis bener opo nggak grammar-nya, teuing nyak !*</p>
<p>Jangan bilang nggak bisa sebelum dicoba. Saat ini, banyak media belajar menulis yang bisa digunakan.<br />
Facebook, Twitter, Foursquare. Semua bisa dijadikan tools untuk awal-awal belajar menulis. Menuangkan apa yang ada di kepala ke dalam bentuk tulisan.<br />
Pernah tau ada nggak, ada lho, novel yang diterbitkan diambil dari &#8220;kicauan&#8221; sang penulis di media Twitter. Dikompilasi, diedit, voila, terbitlah novel yang tebalnya mengalahkan majalah mingguan <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lagipula, hari gini. Kita nggak akan menghabiskan ber-rim-rim kertas kok untuk belajar menulis. Sudah ada Ms Word. Ada tombol [backspace] untuk men-delete.<br />
Perkara-nya jaman sekarang ini, mau atau nggak. Itu ajah sih !</p>
<p> <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=370</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;The King&#8221; Daddy</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=365</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=365#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 04:37:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[-erw-]]></category>
		<category><![CDATA[Asha]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gie]]></category>
		<category><![CDATA[erwin]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[weekend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[<p>Looooovveee this photo so much ! </p> <a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/02/king_daddy1.jpg"></a> <p>They&#8217;re the center of my universe.<br /> My Home&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Looooovveee this photo so much ! <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl id="attachment_367" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/02/king_daddy1.jpg"><img class="size-full wp-image-367" title="&quot;The King&quot; Daddy" src="http://temanbaik.in/wp-content/uploads/2012/02/king_daddy1.jpg" alt="&quot;The King&quot; Daddy" width="500" height="925" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p>They&#8217;re the center of my universe.<br />
My Home&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=365</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Mandiri. Apa sih ?</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=359</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=359#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 06:56:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[A Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Asha]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Gie]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mandiri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dari pagi, kangen sama asha tuh sampe mau nangis rasanya. Entah kenapa. Pas dicoba ditelepon, alhamdulillah anaknya baik-baik aja di sekolah. Di rumah, malah lagi bobo barusan. Trus kenapa kangennya sampe&#8217; bikin kaya&#8217; pengen pulang banget gini yaa..<br /> Embuh wis&#8230; Mending kita cerita asha lagi aja yaa&#8230;</p> <p>Jadi postingan kali ini dilatar belakangi kejadian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari pagi, kangen sama asha tuh sampe mau nangis rasanya. Entah kenapa. Pas dicoba ditelepon, alhamdulillah anaknya baik-baik aja di sekolah. Di rumah, malah lagi bobo barusan. Trus kenapa kangennya sampe&#8217; bikin kaya&#8217; pengen pulang banget gini yaa..<br />
<em>Embuh wis&#8230; </em>Mending kita cerita asha lagi aja yaa&#8230;</p>
<p>Jadi postingan kali ini dilatar belakangi kejadian saat saya mengambil raport asha beberapa waktu lalu. Ada pesan dari wali kelas asha : <em>&#8220;mama asha, kepala sekolah mau ketemu.&#8221;</em> Baiklah&#8230; paling masalah transportasi outbound seperti biasanya lah, begitu pikir saya saat itu.</p>
<p>Ternyata oh ternyata&#8230; hari itu, saya ditegur. <em>Mmmhh</em>, atau sebenernya itu curhat sang kepala sekolah ya ? Tapi nadanya sih menegur <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Karena asha selalu didampingi oleh pengasuhnya saat kegiatan di luar sekolah. Apakah itu kunjungan ke pabrik, ourbound, dll. Dan katanya, karena mobil asha selalu &#8220;ditumpangi&#8221; oleh orang tua yang juga ingin melakukan hal yang sama ke anak-anaknya. Mendampingi. <em>&#8220;Tolong bunda, percaya sama sekolah ya. Besok-besok jangan didampingi lagi. Takutnya anak-anak nantinya malah tidak mandiri&#8230;&#8221;</em></p>
<p>Jujur, sampai sekarang kata-kata itu masih terngiang di telinga saya. <em>&#8220;Takutnya anak-anak nantinya malah tidak mandiri&#8221;&#8230;</em></p>
<p>Pengen rasanya saya membuka KBBI-nya JS Badudu untuk mengetahui, apa sih arti kata mandiri itu ?<br />
Parameter apa sih yang dipakai untuk menilai, si A itu mandiri atau nggak ?<br />
Dan di usia berapa sih mau diukur tingkat kemandirian seseorang ?<br />
<em>Huhuhuhu&#8230;</em> mulai emosi deh.</p>
<p>Saya memang cuma melihat dari sisi saya sebagai orang tua asha yang punya kewajiban menjaga dia sebagai &#8220;amanah&#8221;, dan saya sebagai anak hasil bentukan dari orang tua saya yang sudah terkenal <em>&#8220;over-protective&#8221; </em>sekali ke anak-anaknya<em>.</em></p>
<p>Saya memang selalu menugaskan pengasuhnya untuk mengikuti kemanapun asha beraktifitas, di sekolah maupun di luar sekolah.<br />
Kenapa ? Karena saya <em>personally</em> nggak bisa melakukan itu. Coba kalo&#8217; saya FTM seperti mama saya dulu, pasti saya yang mendampingi dia kemana saja <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (tetep salah yaa kalo&#8217; dari pandangan kepala sekolah mah yaa&#8230;)<br />
Kenapa saya melakukan itu ? Karena cuma itu yang saya bisa lakukan maksimal buat asha karena status saya sebagai Ibu Bekerja. Meyakinkan dia baik-baik saja&#8230;</p>
<p>Saat itu kepada sang kepala sekolah, argumentasi saya, saya hanya berusaha meneruskan pola asuh yang saya dapat dari orang tua saya dan saya nilai baik hasilnya.</p>
<p>Dulu jaman SD, saat saya berkemah Perjusami di Cibubur, saya selalu bisa melihat orang tua saya <em>kongkow-kongkow</em> berkumpul di tenda  guru-guru, ngobrol dengan mereka, sambil juga memastikan saya dan adik-adik baik-baik saja selama kegiatan di sana. Setiap hari-nya mereka datang, dan pulang saat kami sudah masuk ke tenda masing-masing.</p>
<p>Jangankan gitu, sampai saya kuliah di Bdg saja, setiap mama memasak makanan kesukaan saya, mama dan papa berkendara Jkt-Bdg dengan mobil, dan mengantarkan makanan itu ke saya. Catet yaa, belum ada tuh jalan tol yang saya masukkan ke inovasi paling edan selama abad ini ! Yang saya cintai sangat <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Bahkan saat saya sudah kerja, mereka suka datang ke kantor membawakan saya makan siang yang baru dimasak mama. Membelikan sepatu baru, dan bergegas mengantarkan ke kantor, karena mereka tahu setelah jam makan siang, saya harus menghadiri meeting dengan beberapa orang penting, padahal sepatu saya sudah mulai kusam.<br />
Atau mengantar saya ke kantor polisi untuk perpanjangan SIM. Mama dan papa LENGKAP ! Sudah seperti mengambil raport saya saja&#8230; <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang heboh, saat saya sudah berkeluarga gini, karena nasib rumah cuma tinggal koprol ke rumah mama, kadang makanan buat asha, justru diantarkan oleh mama pagi-pagi sekali, supaya saya tidak perlu lagi menyiapkannya.</p>
<p>Hal-hal seperti itu yang saya dapatkan sebagai anak&#8230; Manja yaa kelihatannya ? Membuat nggak mandiri yaa ?<br />
Silahkan nilai sendiri dari saya sekarang yang terlihat.</p>
<p>Saat saya punya rumah sendiri, saya bisa kok mencari tau cara menyalakan listrik melalui tata cara yang benar di rumah saya dengan pergi dan mempelajari proses di PLN, menyambungkan line telepon secara resmi ke Telkom, mengurus tetek bengek pengkreditan di bank yang bener-bener ngejelimet. Atau saat memang dibutuhkan &#8220;kelihaian&#8221; negosiasi ala preman supaya prosesnya lebih cepat, saya bisa merampungkan semua itu tanpa harus menyusahkan orang lain.</p>
<p>Bahkan, pertama kali saya pergi ke luar negeri, saya benar-benar seorang diri dan benar-benar pertama kali itu keluar dari wilayah NKRI. Tapi saya survive tuh seminggu di sana !</p>
<p>Hal seperti itu yang dicari dari kata &#8220;mandiri&#8221; kan ? Atau bukan ?</p>
<p>Satu <em>quote</em> yang selalu saya pegang dalam membesarkan anak-anak saya.<br />
Mereka yang benar-benar merasa dicintai dan disayangi, akan lebih siap membagikan &#8220;sayang&#8221; dan &#8220;cinta&#8221;-nya kepada siapa saja di sekitarnya pada saat dia terjun ke masyarakat.<br />
Buat saya, anak akan lebih merasa pede menjalani hidupnya, kalo&#8217; dia selama memang belum waktunya untuk menjalani hidup sendirian, selalu bisa merasakan ketenangan, kenyamanan, dll.<br />
Dan lagi, saya berusaha memberikan apa yang anak-anak butuhkan <em>&#8220;mentally&#8221;</em> supaya mereka nggak mencari ke luar rumah atau ke orang lain, karena mereka tahu, mereka akan bisa mendapatkan itu dari kedua orang tuanya.</p>
<p>Lagipula, untuk anak berusia 5 tahun, kemandirian seperti apa sih yang dituntut untuk bisa mereka lakukan ?<br />
Bukan kemandirian kebablasan kan ? Mereka masih perlu pendampingan. Makanya ada orang-orang yang lebih tua di sekitar-nya selalu tho ?<br />
Mereka perlu pengarahan&#8230; Yang jelas, mereka perlu yakin, bahwa mereka disayangi, dan keberadaan mereka selalu dianggap ada oleh orang tuanya.<br />
Sesederhana itu sih tiwi berusaha membesarkan asha dan ogie sampai nanti mereka siap.<br />
Love you, kiddos. Always.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=359</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Celoteh Anak Sayang Mama</title>
		<link>http://temanbaik.in/?p=355</link>
		<comments>http://temanbaik.in/?p=355#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 08:43:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>temanbaik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asha]]></category>
		<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://temanbaik.in/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[<p>Setting : Malam hari sepulang bekerja, bertiga-an sama Ogie dan Asha rebahan di tempat tidur. </p> <p>Nggak tau ada angin apa, tiba-tiba anak perempuannya bilang :<br /> A : &#8220;Mama, nggak boleh ada lagi yaa ma, adek setelah Ghiyath ini ma.. Nggak boleh !&#8221;<br /> S : *bengong* karena emang sebelumnya sama sekali sedang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setting : Malam hari sepulang bekerja, bertiga-an sama Ogie dan Asha rebahan di tempat tidur. </p>
<p>Nggak tau ada angin apa, tiba-tiba anak perempuannya bilang :<br />
A : &#8220;Mama, nggak boleh ada lagi yaa ma, adek setelah Ghiyath ini ma.. Nggak boleh !&#8221;<br />
S : *bengong* karena emang sebelumnya sama sekali sedang tidak membicarakan adik <img src='http://temanbaik.in/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
S : &#8220;Lho, bukannya kamu mau adik lagi, Sha ? Katanya waktu itu mau adik laki-laki lagi..&#8221;<br />
A : &#8220;Mama, emang nanti asha bobo sama siapa ?&#8221;<br />
S : &#8220;Papa lah nak.. Kan biasanya gitu ?!&#8221;<br />
A : &#8220;Lho, adek Gie bobo sama siapa ?&#8221;<br />
S : &#8220;Yaa sama mama dong..&#8221; *asli sambil bingung, arah pembicaraan dia ini kemana sih sebenernya. no clue !*<br />
A : &#8220;Tuh kaann.. trus kalo&#8217; ada adek lagi, nanti mau bobo sama siapa. He ?!!!&#8221;<br />
S : *ngakak sampe ngejengkang*</p>
<p>Subhanallah nak&#8230; Sampe segitu-nya kamu udah mikirin ? Nggak nak, Insya Allah kalopun ada adek lagi, mudah-mudahan saat itu kamu sudah berani pisah kamar dari kami yaa..</p>
<p>Lalu ada lagi cerita tentang asha yang bisa bikin kangen dia terus tiap hari.</p>
<p>Setting tetap sama, di tempat tidur. Malam hari.</p>
<p>S : &#8220;Sha, garukan yang waktu itu kita beli di Asemka tuh dimana sih nak ?&#8221; (itu lho.. garukan yg model jari-jari kecil di ujungnya)<br />
A : &#8220;Ada di atas lemari, ma ! Emang kenapa, mama gatal ya ?&#8221;<br />
S : &#8220;Iya nak. Punggung nih gatel banget&#8230;&#8221;<br />
A : &#8220;Emang mama gak bisa garuk sendiri. Dicoba sendiri dulu coba ma&#8230;&#8221; *ini pasti kata-kata dari guru dia di sekolah deh. Tua beneeuuurrr*<br />
S : &#8220;Nggak sampe sha tangan mama. Jauh banget di bawah nih..&#8221;<br />
A : &#8220;Sini ma, asha ajah yang garukin ajah ma. Yang mana yang gatal ma ?&#8221;<br />
S : *speechless*</p>
<p>Love you full, kiddo !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://temanbaik.in/?feed=rss2&#038;p=355</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

