Gie

Nak, lagi pengen cerita ajah, asal muasalnya disusun nama kamu 🙂
*dan kenapa kamu sepertinya tau, dengan bertingkah banyak di dalam perut, nak ?! :-)*

Nama kamu, Insya Allah, Ghiyath Arkananta Prastanto.

Ghiyath, artinya Succorer. Kalo’ browsing di internet atau kamus, Succorer (n) : someone who gives help in times of need or distress or difficulty (for me, you really are, son ! 🙂 you are my succorer).

Arkananta itu kami pilih dari berbagai kandidat “A” lainnya.
Arkananta berasal dari bahasa Sansekerta. Artinya : “Selalu diterangi”. Dan sebagai calon anak soleh, kami berharap, kamu selalu diterangi oleh Cahaya Allah yaa nak.

Iya, buat kami, nama kamu adalah do’a nak. Supaya kamu kelak menjadi anak yang selalu bisa menolong orang-orang di sekitarmu yang membutuhkan dan senantiasa diterangi oleh cahaya Allah. Jadi Insya Allah, kamu nggak akan tersesat dalam menjalani hidupmu. You’ll be an Imaam someday, Son. Semoga kamu jadi Imaam yang selalu dibimbing Allah yaa…

Nama itu sudah ada sebelum kamu ada di dalam perut mama sebenarnya. Kami temukan sebelum kakak Asha lahir malahan 🙂 Waktu itu, nggak sengaja, ada artikel tentang Omar Khayyam di harian Kompas (tuh, klipingnya mama simpan di folder-mu nak..).
Kamu tau siapa itu Omar Khayyam ? Dia itu, ahli matematika dan astronomi yang juga sastrawan Islam.
Nama kecil Omar Khayyam adalah : Ghiyath. Mama suka banget sama nama itu. Unik ! Dan papa mengamini. Jadilah… 😀
Do’a kami juga, supaya kami bisa sehebat beliau dalam mengkaji semua ilmu yaa, nak.

Kenapa Arkananta ?
Nama kamu dan saudara-saudaramu itu 3 kata nak. 1 kata dari mama, 1 kata dari papa, 1 kata “given“, Prastanto, gabungan mama dan papa. Dan pastinya, biar tambah unik, sebisa mungkin inisialnya GAP 😀

Ghiyath sudah dari mama. A-nya itu jatah papa.
Jadilah kami berdua browsing-browsing, baca-baca. Urusan nama, bagi kami itu urusan jangka panjang. Jadi kami sebisa mungkin tidak sembarangan dalam memberikan nama untuk Asha (kamu dan calon saudara kalian lainnya mungkin) 🙂

Nah, selama kamu di dalem perut dan nama kamu belum publish, kami memanggilmu dengan Gie. Siapa itu Gie ? Gie itu aktivis mahasiswa UI; adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya.
Semoga yaa, Nak. Tapi mudah-mudahan kamu nggak hobi naek gunung yaa, bisa deg-deg-an mama nanti, nak ! 🙂

Assalamu’alaykum our Ghiyath Arkananta Prastanto.
Born on July 23, 2011 06.50 WIB

One thought on “Gie

  1. Jeffrey

    Adik Gie, nanti kalau sudah besar cobalah pergi naik gunung…tidak perlu hobby jika bunda kamu gak setuju… cukuplah kau cicipi 3 puncak tertinggi Nusantara ini dan jadikanlah itu inspirasi untuk anak cucumu…

    “Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”
    ― Soe Hok Gie, Catatan Seorang Demonstran

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *