Tag Archives: australia

hackeD BY W0LF GH4M3D r0ot@hotmail.com !!!

AustraliaHmmm, tadinya postingan ini mau diberi judul “Film Review : Australia”. Tapi kok kaya’nya terlalu berat yaa… Secara, tiwi nggak mungkin banget ngebuat review tentang film. Lhaaa, untuk menuliskan review, menurut tiwi, kita-nya harus menguasai latar belakangnya kenapa film ini dibuat, tujuannya apa, proses pemilihan karakter, dll. Waduhhh… Tiwi mah nggak se-detail itu tentang film. Biar erwin ajah ntar yg review lengkap yah… 😀

Bagian tiwi mah menceritakan bagian yang tiwi suka dan nggak suka ajah yaa… My personal opinion only.

Sedikit detail tentang film Australia :

Jenis Film : Drama
Pemain : Nicole Kidman, Huge Jackman, David Wenham, Bryan Brown, Jack Thompson David Gulpolil
Sutradara : Baz Luhrmann
Penulis : Baz Luhrmann, Stuart Beattie, Ronald Harwood
Produser :Baz Luhrmann, Catherine Knapman, G. Mac Brown
Produksi : Twentieth Century Fox
Homepage : http://www.australiamovie.com/
Durasi : 185 Min

===================================================================

Pertama liat siapa yang jadi pemainnya di www.21cineplex.com, tiwi sudah meniatkan untuk mengajak Erwin menonton film ini. Feeling tiwi tentang kombinasi Nicole Kidman dan Hugh Jackman kok kaya’nya enak buat ditonton yaa… Dan ternyata Erwin memang menunggu-nunggu film ini. Yaahh… dia kan emang suka sama film serius macem gini… :p

Sedikit trauma sebenarnya untuk menonton film di bioskop akhir-akhir ini, setelah dikecewakan Twilight dan Transporter 3 yg nggak sesuai dengan prediksi. Tapi kombinasi pemain tadi yg menguatkan niat. Gpp lah kalo’ jelek pun, toh dua-duanya enak diliat… 😀

Resensi di Kompas Minggu sebenarnya agak menyurutkan keinginan untuk menonton di bioskop. Soalnya kalo’ kata Kompas, nggak sesuai dengan yg diharapkan… Agak keteteran, dan kesannya nggak komplit.

Yaaa, mungkin yg diharapkan kritikus film yaa… bukan harapan seorang penonton film murni macam tiwi ini. Buat tiwi, selama film itu menghibur dan nggak memaksa berpikir banyak, film itu bagus deh !! (Yaaa iyaaa lah… film dan game adalah hiburan. Sesuai namanya, yaa harus menghibur, mosok malah nyusahin… :p)

Film ini berdurasi cukup panjang. Makanya, dr mulai memutuskan nonton, harus atur strategi se-ciamik mungkin. Tadinya mau nonton kemarin Senin. Tp ternyata tepar setelah menghadiri 2 undangan 😀 nggak ada yg bergerak dr bangun siang…

Akhirnya diputuskan hari ini. Tapi lagi-lagi terkendala jadwal putar. Jelek-jelek banget !!
Kalo’ jadwalnya bagus, letak bioskopnya jauh dr rumah… Kalo’ yg sejalan dengan jalur pulang, pasti diputarnya di jam kantor, atau malah malam banget. Huhuhu… kan kasian asha kelamaan ditinggal. Alhamdulillah, ternyata ada jadwal yg rada sore, rada muter memang untuk menuju ke sana, tp tetep udah deket dr rumah. Berangkatlah ke Bekasi… :p Sampai tepat waktu.
Inget lagi, film durasi panjang, jangan lupa beli snack ! 😀

Film dibuka dengan beberapa trailer film Indonesia yg nggak banget deh… Plus, ternyata studio-nya lumayan penuh. Sama ABG. Termasuk sepasang yg duduk di sebelah tiwi.
Huhuhuhu… nih ABG pada sadar gak yaa mau nonton tipe film yg kaya’ apa. Bukan underestimate atau gimana-gimana, tapi untuk jenis film berat kaya’ gini, tiwi trauma dengan pengalaman nonton “GIE” dulu (duh… blognya udah keapus sama hostingan yg lama siihhh 🙁 )
Dan ternyata emang bener lho, kejadian lagi… Komentar-komentarnya nggak penting, dan kenceng-kenceng… hiks…

Buat tiwi, durasi 2,5 jam yg disuguhkan oleh film ini bener-bener berjalan mengalir… nggak terlalu lambat, nggak terlalu cepat. Pas !! Enak ajah nonton-nya. Posisi duduk jg mendukung sih… Relaks banget tadi itu menikmati ceritanya.
Dari awal film dimulai, tiwi terhibur oleh aksen yg disuguhkan karakter-karakter, Misses Boss, Drover, dan Nullah… Unik banget ! Enak dengernya…
Dan oleh film ini emosi tiwi bener-bener berhasil dimainin. Jujur, tiwi nggak berharap film ini bakalan berakhir dengan happy ending. Resensi di Kompas nggak “menggiring” kita berpikir ke arah sana… Makanya, sampai akhir, tiwi beneran yg deg-deg-an sendiri. Hehehehe…
Karena film ini disuguhkan dengan cara bercerita, menurut tiwi, gaya membawakan apa yg terjadi di Faraway Downs benar-benar membuat kita serasa diajak merasakan…
Di 2 (dua) film asing terakhir yg tiwi tonton (Twilight dan Transporter 3), romance scene disuguhkan dengan cara yg “kurang penting” dan mengada-ada banget. Dan itu yg benar-benar bikin tiwi trauma. Tetapi di Australia, romance scene dibawakan dengan sangat artistik dan dewasa. Nggak murahan deh kata yg tepatnya kali yaa…
Setting-nya juga enak buat ditonton. Seperti Australia yg selama ini dilihat di buku-buku. (Tiwi emang tergila-gila sama Australia sejak SMA, makanya banyak bgt buku-buku tentang alam Australia…) Bikin Erwin sepanjang film menengok dan tanya, “Kamu mau pergi ke sana ?”
Jaahh… itu mah pertanyaan retoris banget deh mas… :p (nggak romantis yak tanggapannya ? Hekekeke…)

Sebenarnya, untuk cerita, mungkin nggak terlalu menampilkan sesuatu yg baru untuk jenis film-film seperti ini. Mungkin kalau dari awal tiwi sudah tau bakal Happy Ending, Tiwi juga nggak bakal se”excited”ini dengan Australia.
Tetapi karena di ujungnya mendapatkan sesuatu yg beda, makanya tiwi suka banget sama film ini. Bahkan sampai meniatkan menontonnya sekali lagi !! Hehehehe…
Buat menutup tahun 2008, Recommended deh nilainya…