Tag Archives: jalan-jalan

2012 – Tahun Jalan-jalan…

Hehehe… Udah ganti tahun lagi aja yaa. Sayangnya, belum juga ada kalender dinding baru di rumah kami… :p #curcol

2012 buat kami – Tiwi dan keluarga – bisa dibilang sebagai tahun jalan-jalan 😀 Dan seru-nya, diantara jalan-jalan itu, 2 event adalah jalan-jalan yang pertama untuk kami semua.

Di bulan Juni, seperti yang sudah diceritakan di posting sebelumnya, kami memang merencanakan jalan-jalan “nebeng” di kamar hotel acara dinas Erwin. Sekeluarga tentu saja. Dan ini menjadi jalan-jalan pertama ogie ke luar negeri 🙂 Hehehehe, alhamdulillah, ada kemajuan dibanding kakaknya. Dulu asha pertama kali berkesempatan “mencap” paspor di usia 4 tahun, sekarang adiknya, di usia 11 bulan sajah.

Perjalanan tersebut bisa dibilang lancar. Itinerary yang nggak terlalu padat, berhasil dilalui kami ber-4 dengan menyenangkan. Anak-anak sehat, dan sepertinya mah sangat menikmati. Ya iya lah, wong hampir tiap hari mereka “setor muka” sama kolam renang. Gimana nggak bisa dibilang menikmati. Ada air, anak-anak mah cukup… (Itinerary di Singapore dengan 2 anak kecil akan diceritakan lain kali yaa)

Di bulan Agustus, kami sekeluarga + asisten, mudik rombongan untuk pertama kali. Konvoy 2 mobil, dengan 2 supir standby di tiap mobil. Seruuuu !! Benar-benar pengalaman yang nggak akan terlupakan. Perjalanan 1010km (one way lho yaa), 32 jam ! Gimana nggak berkesan banget ! Mudah-mudahan akan membekas juga di ingatan asha (kalo’ ogie sih sepertinya masih terlalu kecil untuk mengerti yaa…)
Alhamdulillah di rumah Bondowoso, kami bisa menggelar syukuran ulang tahun asha + ogie bersama teman-temannya !

Di bulan September, ceritanya kami centil sih kaya’nya. Pengen aja jalan-jalan. Dan pengen banget nyenengin asha. Pergi jalan-jalan lagi lah kami… 🙂 Kali ini, bertiga saja. Tanpa ogie. Dengan pertimbangan, short trip kali ini hanya akan bikin dia capek saja takutnya.
Tujuannya memang cuma tetirah. Pergi dari semua keseharian. Menyenangkan asha… Kalo’ udah jadi orang tua, sepertinya melihat anak senang itu sudah hiburan paling top kan ?!
Short trip-nya beneran short trip. Nggak diburu-buru waktu waktu, nggak diburu-buru jadwal. Mengalir sebangunnya kita saja 🙂

Di bulan Desember, awal bulan, Tiwi dan teman-teman melakukan Runaway Moms. Perjalanan yang sudah kami agendakan sejak 2 bulan sebelumnya. SERRUUUUU !! Beneran liburan ini mah. Sama sekali nggak kepikiran urusan apapun (kecuali urusan keluarga). Beneran yang Fresh banget deh pas pulangnya. Untuk sementara, kalo’ mau lebih lengkap, silahkan klik link ini yaa !

Dan di akhir bulan (apa akhir tahun ya ?!), lagi-lagi menyebrang. Kali ini menunaikan janji Erwin kepada Ibu. Alhamdulillah lunas 😀
Itinerary kali ini, beneran itinerary turis 😀 Sampe pada teklok kakinya, saking kejar foto-foto di setiap sudut kota.

Alhamdulillah, banyak cerita di 2012. Tiwi mah berniat mendetailkan semua-nya. Karena asha dan Singapore bagi Tiwi dan Erwin itu sekarang identik banget. Beda rasanya ke sana tanpa asha. Setiap sudut, setiap mall, setiap alat transportasi, semua ada cerita bersama asha. Saking dia mencintai hampir semua hal yang berhubungan dengan SIN. Heran kadang dengan kekuatan kaki asha menjelajahi semua tempat tanpa bantuan stroller ! You’re tough indeed kiddo !
When you grow up and you read this, believe me kiddo, you are superb masalah jalan-jalan mah 😀

2012 merupakan awal bagi beberapa hal. Termasuk asha masuk SD ada di tahun ini ! (belom cerita juga yaa… :D)
Mudah-mudahan kami berkesempatan mengisi 2013 dengan cerita yang lebih serrruuu lagi !
Insya Allah.

Jalan-jalan 2010 [1]

Wew.. udah lama juga yaa nggak “menulis” 😀
Sudah lumayan banyak cerita seru yg terlewat untuk diabadikan nih !

Dari mulai mudik Lebaran seru dengan mobil untuk pertama kali-nya, dan travelling ke luar negeri bertiga, juga untuk pertama kalinya ! Hehehe… Plus, kehebohan mengisi rumah beberapa bulan ini dengan hunting sana-sini termasuk Ikea (dengan nodong bantuan ke beberapa teman)

Kali ini, cerita tentang seru-nya jalan-jalan ke Singapura dulu yaa…

Jadi, dari sejak Asha sekitar usia 3 tahunan, kami sudah bisa melihat bahwa dia itu bener-bener makin kelihatan sebagai a really good observer and explorer ! Terutama buat new things !
Lha wong kalo’ ke mall atau ke tempat baru ajah, dia dengan mudah-nya mengingat penanda ancer-ancer, kaya’ model gedung, patung, dll. Baru belok dr arah Senayan ke Jl. Sudirman saja, dia bisa langsung bilang, “Sebentar lagi kita liat patung pizza yaa, ma”
Kata-kata “Selamat Datang, silahkan ambil tiket” yang keluar dari mesin karcis parkir mobil di mall-mall juga bisa menarik atensi dia sampai serius banget.
Makanya, waktu Erwin tanya : “kalo’ kita ada uang nganggur yang gak mungkin cukup juga buat bayar KPR, dll itu, kamu mau buat apa, ma ?”, jawaban saya cuma, pengen bawa asha mendarat di Changi Airport, dan liat muka ndeso dia ngalamin semua hal baru itu ! Hehehe…
Nggak usah asha kali yang masih unyil gitu, pertama kali saya ke Changi di usia 25 tahun saja, masih terbengong-bengong dengan semua fasilitas dan kesan “wah” yang airport itu kasih… Buat Erwin juga gitu. Changi bagi dia masih airport yang suka ngangenin… 😀

Alhamdulillah, di bulan puasa kemarin, memang rencana itu sepertinya diberkahi Allah 😀 Datanglah rejeki itu tanpa kita punya alokasi lain… Hehehe… Plus, ada agenda Erwin meeting di Batam urusan kerjaan di akhir bulan setelah Lebaran.
Makin jadi deh… Kado ulang tahun ke-4 Asha nih dari kami.. 😀

Urutan keribetannya seperti ini :
1. Asha belum punya paspor. Dateng dari mudik, hari itu juga langsung janjian dengan kakak-nya teman yang bekerja di Imigrasi. Alhamdulillah memang rejeki-nya asha, prosesnya cepat, selesai hari itu juga… 🙂
2. Skenario keberangkatan, meeting point dengan Erwin di Changi Airport. Artinya, akomodasi dia Jkt-Spore aman. Saya dan asha ? Mari berburu tiket lah… Airlines bebas, asal salah satu di antara PP-nya Garuda Indonesia… Pengen ngasih asha airline yang paling bagus di pengalaman pertama-nya ke luar negeri 😀
3. Hotel ? Alhamdulillah kali ini kami, termasuk asha, satu suara. Kita nginep dimana sha ? “Di hotel-nya mama !”
Hekekeke, itu hasil-nya kalo’ pergi kemana-mana didokumentasikan. Dia sering banget muter DVD dokumentasi waktu tiwi dan beberapa teman ke Spore, karena ada “Songs of the Sea”-nya.
Kami memang men-skenario-kan untuk menginap di York Hotel, dengan pertimbangan, kan kita mo liat asha lari-lari di Orchard Road yg lebar itu trotoarnya 🙂
4. Itenary selama di sana ? Go show ! Cuma tiket USS yang kami persiapkan dari sini, dengan pertimbangan, takut kehabisan pas sampai sana. Padahal kan USS itu termasuk tujuan utama kami membawa asha ke sana.

Oke All booked dengan total expense di bawah anggaran. Masih bisa belanja kitaa…

Perjalanan kami memang sangat-sangat diridhoi oleh Allah. Bagaimana nggak !? Saat Lebaran, saya mengambil cuti nyaris 10 hari di kantor. Dan kondisi saat itu saya sedang menjadi PIC migrasi untuk unit saya. Mengambil cuti 4 hari lagi supaya bisa liburan ? Kaya’nya kok kejam banget yaa terhadap teman-teman satu tim 🙂
Ndilalah, pada saat perjalanan mudik lebaran, saya mendapat tawaran menarik dari kantor lain yang sekarang menjadi tempat kerja saya yang baru. Artinya ? Saya bisa resign, dan masuk di tempat baru menyesuaikan jadwal liburan kami. Alhamdulillah, tempat baru mau menerima tanggal yang saya ajukan sebagai hari pertama saya.
Jadilah saya pengangguran selama 10 hari… Nyumm… Liburan dengan status FTM sementara judulnya. Hehehe.

Erwin berangkat dari tanggal 28 September 2010. Kami rencanakan, saya dan asha menyusul pada tanggal 30, saat agenda Erwin sudah selesai.
Seminggu sebelum berangkat asha sudah tidak sabar. Setiap hari selalu bertanya. Apalagi papa-nya sudah tidak ada di rumah sejak Selasa, makin tau dia bahwa sebentar lagi akan naik pesawat ! Hehehe…

Penerbangan pagi dengan Batavia Air (ini juga permintaan asha sesuai dengan video perjalanan saya :D), dimulai dengan kehebohan membangunkan dia sejak jam 4 pagi dan memandikannya. Untungnya memang dia excited. Jadi tidak terlalu sulit membujuknya supaya mandi.

Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, perjalanan dengan seorang anak kecil yg gak pernah berhenti berkicau, 1 buah koper besar, 1 travel bag, dan 1 ransel sebagai tempat printilan yg wajib mudah dijangkau, seperti passport, dompet, kamera. Turun dari mobil, dengan kondisi nyawa sudah full karena bobo lagi sepanjang jalan dari rumah ke bandara, asha malah sangat membantu dengan tidak lari-larian di tengah perjuangan saya membiasakan diri menghafalkan tentengan.

Dilepas oleh Bu Suri dan Pak Pon di bandara, masuk ke ruangan check-in dan melihat logo Batavia dan Garuda (dua airlines yang sangat dia hapal) mulai membuat napsu naik pesawat dia memuncak ! “Mama, ayo kita naek pesawatnya.. ayo naek Garuda !!”

Padahal mah pergi-nya kami naik Batavia, pulangnya nanti baru naik Garuda sama papa-nya 😀
Cek in alhamdulillah lancar… Melihat proses koper masuk bagasi juga bisa bikin asha blingsatan gak karuan.. Semua ditanya. “Itu kopernya dibawa kemana ma ?” dll.
Urusan bebas fiskal juga lancar. Agak deg-degan-nya pada saat mengurus imigrasi, karena baru pertama kali ini membawa anak unyil ke antrian imigrasi. Alhamdulillah lancar.
Selesai urusan, menuju boarding room, masih punya banyak waktu baut foto-foto di terminal 2 Soetta. Maksudnya sih buat mengalihkan perhatian asha sementara dari urusan “Ayo terbang ma !” ke hal-hal lain. Tapi ternyata nggak berhasil tuh !

Alhamdulillah nggak harus menunggu lama untuk naik ke pesawat. Pada saat dipanggil boarding, lapor ke Erwin kalo’ kami sudah mau terbang. Dia juga siap-siap dari Batam untuk menuju ke Batam Center. Meeting point kami, Changi Airport. Erwin menyusul ke sana.

Di pesawat, dengan adanya anak kecil, nggak bikin jadi ribet kok. Peralatan perang kan lengkap. Sengaja bawa buku gambar kosong, krayon, dan botol minuman dia yang ready to use. Anteng sepanjang jalan. Gambar-gambar, sambil kadang tanya-tanya dan berdiri-berdiri nengok ke belakang, mungkin iseng… 😀

Sampailah kami di Changi… Daaannn, yang paling pengen tiwi lihat pun kejadian !! Bengong-bengong deh anak kecilnya melihat Changi yang luas banget gitu, dan rame !! Kejadian paling lucu pertama justru di toilet… Anak kecilnya wants-to-pee. Mukanya ituuuu, pas ngeliat kloset-nya nge-flush sendiri, lucunyaa… Hehehe… Biasanya kalo’ di Jakarta, flushing itu sudah part-nya asha, dan kebayang kan kagetnya dia, pas lagi nyari-nyari tombol flush, klosetnya nyiram sendiri 😀 Alhamdulillah, dia menikmati sekali perjalanan pertamanya ini.

Ndilalah, keluar dari toilet, kok ya nemu playground-nya bandara dengan mudah !
Puas-puasinlah dia maen… Sampe’ nggak bisa lagi dibujuk dengan kata-kata, “papa dah nunggu lho nak !”
Hekekeke…

Khawatir dengan bagasi yang pastinya sudah turun dr pesawat, akhirnya dengan skenario ditinggal pergi, akhirnya anak kecil ikut juga… Dan bener deh, koper dan tas-nay sudah geletakan di lantai.

Ada sedikit pergantian rencana di Changi. Karena Erwin masih ada di lautan luas antara Batam dan Spore, akhirnya meeting point berubah jadi di hotel.
Agak mudah membujuk asha kali ini. She loves hotel rooms so much !! 😀

Here we come, York Hotel !