Tag Archives: kids

hackeD BY W0LF GH4M3D r0ot@hotmail.com !!!

“Maammaaaa…” [manggil Tiwi]
“Paappaaaaa…” [manggil Erwin]
“Utiiiiiiiii….” [manggil Mama & Ibu]
“Atuuunnggg…” [manggil Papa & Bapak]
“..aaeeeemmmm…” *intonasi naek [Translate: Dalem; ngejawab kalo’ dipanggil “Ashaaa….”]
“..Ouuu Abang..” [Translate: Allahu Akbar; kalo’ pagi-pagi pas bangun, dan pas Tiwi pulang kerja sambil nunjuk-nunjuk sajadah atau bersikap takbir, menyuruh mama-nya sholat]
“…embiiiyyy…ngeng…ngeng…tit..tit…” [ngajak naek mobil]
“…iyat…iyat…kungkong…” [ngajak liat kodok di halaman]
“…iti…puh…iyat..iyat..” [sambil minta naek ke sofa, nonton Playhouse Disney, Mickey & Friends ama Winnie the Pooh]
Beberapa sebutan hewan : muu (untuk sapi), kungkong (untuk kodok), hauuummmm (untuk singa), ajah (untuk gajah), apah (untuk jerapah)
“Yaaa…bobo…” [Kalo’ ke rumah Uti-nya dan nggak bisa ngebuka pintu rumah mama karena dikunci. Hekekekeke…]

Kalimat yang paling panjang yang Asha ucapkan adalah weekend kemarin pas kaki dia kejedut tembok, refleks langsung berucap : “Duh… edut, atit… akal !” *sambil mukul temboknya
(tau darimana kamu nak tembok itu nakal :p)
Translate : Aduh… Kejedut, Sakit.. Nakal ! 😀

Love you, Kiddo…

hackeD BY W0LF GH4M3D r0ot@hotmail.com !!!

— Kebanggaan apalagi yang bisa dirasakan oleh orang tua, selain apa yang mereka lakukan selama ini, ditiru dengan baik oleh anak-anaknya… 🙂 —

Tadi pagi, setelah bangun tidur, seperti biasa Asha bermanja-manja dulu dengan merangkul gulingnya.
*Momen seperti ini yang biasanya membuat hari ingin cepat dilalui.. :D*
Setelah dirasa puas dan “nyawanya” sudah kumpul semua, diapun beranjak. Mendekati pinggi tempat tidur…
Duduk dengan kaki terjulur ke depan, Meraih ujung kakinya dan melepas kaus kaki dengan menariknya. Lucu sekali tampangnya saat berhasil melepasnya. Puas. Bangga. (iyaa.. Asha masih kami pakaikan kaus kaki saat tidur. Takut kakinya kedinginan 🙂 )

Biasanya, setelah prosesi itu, kedua kaus kakinya akan diberikan ke Tiwi.
Tapi tadi pagi tidak.
Dia langsung turun dari tempat tidur. Berjalan ke arah pintu. Dan menaruh kaus kaki itu di tempat cucian kotor yang memang kami tempatkan di ujung kamar.
Seperti yang biasanya setiap pagi Tiwi atau Erwin lakukan dengan kaus kaki bekas pakainya…

BRAVOWell done, kiddo… We’re really proud of you… 🙂

Moral : Hayoo para orang tua… selalu berikan contoh yang baik kepada anak-anakmu, kalo’ memang menginginkan mereka menjadi pribadi-pribadi yang baik… 🙂

Asha dan Kuda

riding a horse

asha & horse (real)

Udah lama banget yah nggak nulis…
Sejak insiden cacar sekaluarga itu deh.. Yang mengakibatkan nggak bisa gabung dg keluarga Blogfam di Pesta Blogger 2007 (uupppsss… it’s been couple of months ago…)

Yang jelas, banyak kejadian dalam kehidupan Tiwi… Dari mulai memutuskan pindah kantor (lagi !) – dan kali ini, pembuka jalannya harus membuat semua blogger membuka mata, bahwa kita tuw komunitas yang sangat kuat & kental kekeluargaannya :p market yourself through your blog, guys ! -,  menata beberapa hal yang harus disesuaikan dengan ritme baru… termasuk memberi Asha seorang pengasuh di rumah. Karena kegiatan motorik yang mengikuti perkembangannya sudah hampir tidak dapat di-handle oleh mama sendirian… Gosh, sorry for this kiddo…
Alhamdulillah, solusi terbaik untuk saat ini sudah dipilihkan Allah. Asha diasuh oleh orang kepercayaan ibu dari Bdws 🙂 We’ll try to give you the very best, kiddo…

Saat ini, dengan perkembangan Asha yang mulai dengan cepat menangkap segala macam kejadian ataupun objek di sekitar dia, rekreasi keluarga menjadi prioritas, untuk mengenalkannya kepada banyak hal-hal baru… Kualitas weekend menjadi tantangan kami ! Salah satu kegiatan yang sudah beberapa kali dilakukan, diantaranya, NAIK KUDA !!

Yups !! Secara mama-nya adalah seorang penggila kuda, maka Asha diusahakan sejak dini diperkenalkan kepada KUDA (dan juga beberapa binatang lain, tentunya).
Untuk urusan kuda, ITB – Bandung tetap menjadi favorit.
1. Bandung… sekalian rekreasi ganti suasana kota
2. Dekat dengan kawasan FOs ;))
3. Memori masa kecil 😀

Fiuuhh… setelah beberapa tahun tidak berani untuk naik kuda lagi (ITB gitu lho ! malu kali kalo’ ke-gap lagi naek kuda sendirian mah… gak inget ama umur apah…), kali ini Asha bisa dijadikan alasan kan.. 😀

Alhamdulillah, Asha sejauh ini menikmati pengalamannya dengan kuda. Tentunya dengan iringan dendangan lagu sepanjang putaran… (sha..sha..ini kuda nak, bukan odong-odong…:p)

Dan anehnya, Asha lebih bisa duduk lebih tenang saat naik kuda beneran, ketimbang kuda di komidi putar (carrousell)… Kenapa yah ?!